Dieng Kulon
Dieng Kulon

Desa Dieng Kulon merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Secara administrasi, Desa ini terdiri dari 2 dusun yakni Dieng Kulon dan Karang Sari serta berjumlah 13 RT. Desa ini memiliki banyak objek wisata, beberapa diantaranya Kawah Sikidang dan Candi Arjuna.
WISATA
KONTRIBUSI KAMI

Booklet Digital Informasi UMKM KWT Dieng Syariah
UMKM yang ada pada Desa Dieng Kulon sangatlah masif, namun belum ada data yang mumpuni mengenai produk UMKM berizin resmi dan memiliki kualitas baik. Berangkat melalui permasalahan ini Tim KKN-PPM UGM Unit Batur, pada khususnya Sub-Unit Dieng Kulon, melakukan observasi dan survey serta mendata UMKM yang memiliki kualitas tinggi. Kami menemukan jika kebanyakan produk yang dijual di pasaran khususnya pada objek-objek wisata memiliki harga yang cenderung sangat murah dan tidak rasional. Terlebih produk-produk tersebut tidak memiliki keterangan izin dan komposisi pada kemasannya. Kelompok Wanita Tani (KWT) Dieng Syariah disini didirikan dengan tujuan untuk menjaga kualitas produk UMKM yang dijual oleh anggota kelompok dan menjaga stabilitas harga. Seluruh komoditas produk yang dijual oleh para anggota KWT Dieng Syariah telah terbukti tidak mengandung pengawet, pewarna ataupun pemanis buatan. Selanjutnya seluruh UMKM yang dimilikioleh anggota KWT Dieng Syariah juga sudah memiliki izin resmi dan sertifikat halal. Beberapa merk produk bahkan sudah ber-BPOM. Tentunya data informasi ini akan sangat butuh untuk disebarluaskan kepada publik dan wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh makanan khas Dieng. Komoditas produksi yang dinaungi oleh kelompok ini antara lain : olahan carica, terong belanda, kentang dan purwaceng. Dimana ragam produk inilah yang sangat khas Dieng dan digandrungi oleh wisatawan. Harapannya data informasi ini dapat menuntun wisatawan agar tidak salah pilih produk yang dibeli. Kemudian harapan keberlanjutan program ini adalah memperluas target pasar, meningkatkan perekonomian lokal, serta menguatkan mata rantai industri pariwisata

Etnografi Kebudayaan Desa Wisata Dieng Kulon
Program kerja ini fokus untuk membuat infografis kebudayaan Desa Dieng Kulon melalui pendekatan etnografi mengenai cerita rakyat dan sejarah masyarakat Dieng. Etnografi merupakan salah satu strategi penelitian kualitatif untuk penemuan relevansi sosiokultural dengan mengeksplorasi model-model kehidupan sehari-hari dan interaksi kelompok-kelompok sosial-budaya dalam ruang atau konteks tertentu. Hal ini diteliti oleh KKN-PPM UGM dalam kurun waktu Desember 2022 – Februari 2023 dan hasilnya diringkas dalam bentuk poster dan booklet dengan tajuk Dieng Kulon Cultural Handbook. Dimana booklet tersebut berisi informasi mengenai Dieng Kulon secara kebudayaan termasuk didalamnya adalah kobjek wisata, kesenian dan tradisi yang ada. Kemudian diharapkan hasil program ini akan mewujudkan pariwisata yang edukatif, dengan support infografis mengenai keterkaitan antara mitos dan cerita legenda rakyat tiap-tiap objek wisata yang dikemas dengan menarik bagi wisatawan.
Peningkatan literasi digital guna meningkatkan promosi perekonomian dan pariwisata Dieng Kulon
Pada tanggal 24 Januari 2022, tim KKN-PPM Sub-Unit Dieng Kulon berhasil melaksanakan program peningkatan literasi digital guna meningkatkan promosi perekonomian dan pariwisata melalui program penyuluhan penggunaan QRIS serta E-Commerce (Shopee, Google Shop dan Instagram) sebagai upaya optimalisasi potensi UMKM. Sasaran dari program kerja ini merupakan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Dieng Syariah, dimana semua anggotanya merupakan pegiat UMKM. Diharapkan keberlanjutan selanjutnya dari program ini adalah masyarakat sasaran dapat lebih melek digital dan memperluas target pasar. Terlebih program ini diharapkan dapat menjadi upaya peningkatan perekonomian dan pariwisata berbasis digital didukung dengan penyuluhan sosialisasi kepada pelaku UMKM dan pariwisata setempat

Pemetaan Sosial Ekonomi di Desa Wisata Dieng Kulon
Potensi yang ada pada Desa Dieng Kulon sebagai desa wisata yang berada pada zona 1 kawasan wisata tentunya sangat melimpah. Pemetaan kondisi sosial ekonomi masyarakat Dieng Kulon, terutama pada potensi kebudayaan dan ekonomi masyarakat dari 4 RW yang ada pada Desa Dieng Kulon dimaksudkan untuk membantu mengoptimalkan arsip desa. Kesenian yang ada desa ini sangat beragam dan berbeda pada tiap RW. Begitu pula dengan rumah produksi UMKM dan homestay yang merupakan penguat pemasukan ekonomi pada Desa Dieng Kulon. Harapannya melalu program ini penyusunan database kependudukan dapat lebih terstruktur.

Pembuatan Masterplan Kawasan Wisata Bukit Pangonan
Dengan mempertimbangkan potensi pariwisata yang ada pada Gunung Pangonan yang belum terkelola dengan baik, maka Tim KKN-PPM UGM Sub-Unit Dieng Kulon memutuskan untuk membuat rencana masterplan objek wisata terkait. Tentunya masterplan ini masih bersifat rekomendasi dan belum menjadi masterplan yang utuh. Potensi dari Gunung Pangonan yang dapat dikembangkan melalu penelitian kecil kami yang utama adalah Sabana Pangonan yang ada di atas gunung dilengkapi dengan Tlogo Sumurup. Dimana tempat ini menyuguhkan padang rumput luas yang dikelilingi oleh perbukitan hutan hijau. Bentuknya yang berupa cekungan juga kerap terisi air saat musim hujan tiba, tak jarang kita dapat menemukan telaga-telaga kecil yang terbentuk di tengah-tengah hamparan rerumputan. Namun saat musim kemarau rerumputan dan tumbuhan di sini mengering serta mudah terbakar. Sehingga memunculkan julukan lain pada tempat ini yaitu “Telaga Semurup” yang berarti telaga yang menyala. Pada musim hujan terbentuk telaga dan pada musim kemarau mudah terbakar atau menimbulkan nyala cahaya (dari kobaran api). Kemudian potensi lainnya merupakan Candi yang belum dieksavasi dan beberapa bekas pertapaan yang ada pada puncak gunung. Tentunya hal ini menjadi potensi yang mumpuni baik dari segi akademis sebagai tempat penelitian ataupun sektor pariwisata sejarah. Rencana masterplan yang sudah tersusun ini kami serahkan pada instansi dan lembaga terkait sebagai rekomendasi pertimbangan pengembangan kawasan wisata Gunung Pangonan yang menurut kami merupakan potensi yang butuh dioptimalkan agar dikenal oleh khalayak luas. Selanjutnya keberlanjutan dari produk program kerja ini antara lain mampu meningkatkan peluang kerja masyarakat lokal, meningkatkan performa kawasan wisata terkait, serta mewujudkan pariwisata berkelanjutan dan edukatif.

Sosialisasi Kesehatan Gigi dan Mulut
Kegiatan dilaksanakan dengan pemberian edukasi kepada warga sekitar tentang bahaya stunting yang bisa dialami oleh balita

Amenity Issue Analysis Bukit Pangonan
Meningkatkan peluang kerja masyarakat lokal, meningkatkan performa kawasan wisata terkait, mewujudkan pariwisata berkelanjutan dan edukatif, didukung dengan data observasi dan survey yang dibuat sebagai paper masterplan objek wisata Bukit Pangonan

Studi Lapangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi
Pembangkit listrik tenaga panas bumi sebagai bahan ajar untuk siswa SD N 1 dieng Kulon sehingga bisa mengenalkan PLTPB di lingkungan pelajar

Sosialisasi Pencegahan Stunting
Kegiatan dilaksanakan dengan pemberian edukasi kepada warga sekitar tentang bahaya stunting yang bisa dialami oleh balita

Pembuatan Batik Eco-Print
Pembuatan Batik Eco-Print bersama Ibu-ibu PKK guna Menambah Perekonomian dan Ikon Pariwisata

Perencanaan Mitigasi Bencana pada Objek Wisata Kawah Sikidang
Pembuatan rencana mitigasi bencana pada objek wisata Kawah Sikidang dan Kawah Si Banteng dengan membuat rute evakuasi keluar objek wisata

Pendekatan Objek Wisata Dieng Kulon secara Geoscience
Pembuatan infografis tentang objek wisata di Dieng Kulon dengan pendekatan geoscience dipadukan dengan folklore yang ada

Accessibility Issues Analysis: Bukit Pangonan
Pembuatan analisis tentang aksesibilitas menuju Bukit Pangonan beserta peta jalur menuju puncak Bukit Pangonan
