Pembuatan Masterplan Kawasan Wisata Bukit Pangonan

Dengan mempertimbangkan potensi pariwisata yang ada pada Gunung Pangonan yang belum terkelola dengan baik, maka Tim KKN-PPM UGM Sub-Unit Dieng Kulon memutuskan untuk membuat rencana masterplan objek wisata terkait. Tentunya masterplan ini masih bersifat rekomendasi dan belum menjadi masterplan yang utuh. Potensi dari Gunung Pangonan yang dapat dikembangkan melalu penelitian kecil kami yang utama adalah Sabana Pangonan yang ada di atas gunung dilengkapi dengan Tlogo Sumurup. Dimana tempat ini menyuguhkan padang rumput luas yang dikelilingi oleh perbukitan hutan hijau. Bentuknya yang berupa cekungan juga kerap terisi air saat musim hujan tiba, tak jarang kita dapat menemukan telaga-telaga kecil yang terbentuk di tengah-tengah hamparan rerumputan. Namun saat musim kemarau rerumputan dan tumbuhan di sini mengering serta mudah terbakar. Sehingga memunculkan julukan lain pada tempat ini yaitu “Telaga Semurup” yang berarti telaga yang menyala. Pada musim hujan terbentuk telaga dan pada musim kemarau mudah terbakar atau menimbulkan nyala cahaya (dari kobaran api). Kemudian potensi lainnya merupakan Candi yang belum dieksavasi dan beberapa bekas pertapaan yang ada pada puncak gunung. Tentunya hal ini menjadi potensi yang mumpuni baik dari segi akademis sebagai tempat penelitian ataupun sektor pariwisata sejarah. Rencana masterplan yang sudah tersusun ini kami serahkan pada instansi dan lembaga terkait sebagai rekomendasi pertimbangan pengembangan kawasan wisata Gunung Pangonan yang menurut kami merupakan potensi yang butuh dioptimalkan agar dikenal oleh khalayak luas. Selanjutnya keberlanjutan dari produk program kerja ini antara lain mampu meningkatkan peluang kerja masyarakat lokal, meningkatkan performa kawasan wisata terkait, serta mewujudkan pariwisata berkelanjutan dan edukatif.
Ketua Pelaksana: Anbiyaa Gusti Maha
Asisten:
- Afifudin Nudianto
- Ardhi Nur Praditya
- Dewi Indah Kusuma
Dokumentasi





